Menaker Berkomitmen Perbaiki Ekosistem Ketenagakerjaan

Gervin Nathaniel Purba    •    05 Oktober 2018 19:47 WIB
Menaker Berkomitmen Perbaiki Ekosistem Ketenagakerjaan
Menaker M Hanif Dhakiri (Foto:Dok.Kemenaker)

Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) berkomitmen membangun ekosistem pasar tenaga kerja baru yang lebih baik dan mengikuti perkembangan industri saat ini.

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dakhiri mengatakan ekosistem tenaga kerja yang melibatkan pemerintah, pekerja, dan pengusaha harus fleksibel mengikuti pekembangan industri yang terus berubah, terlebih lagi dengan perkembangan teknologi yang amat pesat.

Melihat kondisi tersebut, Hanif menekankan dalam memajukan sumber daya manusia (SDM), semua pihak terkait tidak bisa hanya mendorong dari segi kualitas, tetapi juga dari sisi kecepatan beradaptasi mengikuti perkembangan zaman.

"Kemenaker terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pekerja. Salah satu cara yang dilakukan Kemenaker ialah dengan memperbaiki ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja,” ujar Hanif, saat membuka Konsolidasi Nasional Aliansi Masyarakat Pekerja Nusantara (Ampera), di Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah membuka kesempatan agar masyarakat mendapat akses pelatihan kerja. Sebab, cara terbaik untuk melindungi pekerja adalah dengan memberikan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri.

"Balai Latihan Kerja (BLK) terbuka untuk umum. Sekolah atau tidak, jika Anda ingin mendapat keterampilan datanglah ke BLK. Tidak peduli umurnya berapa," ujarnya.

Menaker mencontohkan, jika kena PHK pada usia 35 tahun dan harus mencari pekerjaan lagi, boleh belajar keterampilan di BLK. "Peluang dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri bagi pekerja terus kami tingkatkan," katanya.

Dia optimistis bila skema ini bisa diterapkan, akan banyak masyarakat yang mengakses dan meningkatkan keahlian. Pekerja harus dibekali dengan kemampuan mempertahankan diri atas perubahan zaman yang sangat cepat.

"Caranya, dengan memberikan pelatihan kerja untuk mempelajari keterampilan baru," ucap Menaker.
(ROS)

Baca Juga